Halo Moms! Apa kabar nih? semoga Moms dan Si Kecil selalu sehat yah!
Dalam artikel kali ini, DOREMI kids care akan menjawab pertanyaan Moms seputar cara memotong kuku Si Kecil yang baik dan benar. Nah, simak tipsnya berikut ini yuk!
Seperti yang sudah kita ketahui, tangan adalah organ tubuh yang paling rawan terkena bakteri dan kuman penyebab penyakit, terutama jika Si Kecil masih dalam masa pertumbuhan. Karena Si Kecil yang dalam masa pertumbuhan sangat tertarik dengan hal-hal baru yang ditemuinya, tentunya ia pasti sangat suka menyentuh dan memegang benda apa saja yang menarik perhatiannya.
Mencuci tangan dengan sabun memang dapat menghilangkan bakteri dan kuman yang menempel pada telapak tangannya. Namun bagaimana dengan bagian kukunya? Kuku yang panjang dan tidak terawat adalah tempat berkumpulnya kuman dan bakteri yang paling berbahaya.
Bukan hanya itu, sebagian anak-anak juga memiliki kebiasaan buruk seperti menggigiti kukunya. Aduh, kuman dan kotoran penyebab penyakit dengan mudahnya masuk ke dalam tubuhnya. Lebih parahnya lagi, kuku yang panjang juga dapat melukainya saat bermain. So? Moms harus rutin untuk memotong kukunya agar dia tidak terluka dan terkena penyakit, minimal memotong kuku seminggu sekali.
Nah, berikut ini adalah langkah-langkah memotong kuku:
Lakukan setelah mandi, ketika kuku dalam keadaan lunak dan lembut.
Gunakan gunting kuku yang tajam.
Potong kuku dengan bentuk lurus, dan sedikit melengkung ke dalam di bagian pinggirnya.
Haluskan ujung kuku yang telah dipotong dengan pengikir yang ada di bagian belakang gunting kuku.
Hindari memotong kutikula, kecuali kutikula terlepas. Fungsi kutikula adalah melindungi akar kuku.
Bukan hanya kuku tangan saja, namun kuku pada kaki Si Kecil juga perlu diperhatikan juga lho. Nah, dibawah ini adalah cara untuk memotong kuku kaki Si Kecil:
Ketika membeli sepatu, pastikan ada ruang bergerak yang cukup untuk jari kaki. Sepatu yang terlalu sempit akan menyebabkan pertumbuhan kuku kaki terhambat.
Ganti kaus kaki setiap hari. Kaus kaki yang kotor akan mudah memicu infeksi pada kuku kaki.
Kenakan alas kaki saat ke luar rumah dan di tempat-tempat umum, seperti pantai, kolam renang, bahkan kamar mandi di hotel.
Itu dia cara memotong kuku yang baik dan benar, pastikan untuk selalu memotong kuku Si Kecil ya Moms! Agar ia selalu sehat dan jauh dari kuman penyebab penyakit.
Saat mandi, Moms bisa menggunakan Doremi | BoBoiBoy Hair & Body Wash Cycloneagar Si Kecil merasa bersih dan nyaman setelah beraktivitas. Produk ini membantu membersihkan tubuh sekaligus rambut anak dengan sensasi menyegarkan yang disukai Si Kecil. Dengan aroma yang lembut dan busa yang nyaman di kulit, waktu mandi pun terasa lebih menyenangkan.
Setelah mandi, lanjutkan dengan memakai Doremi | BoBoiBoy Glacier Kids Cologne agar Si Kecil tetap wangi dan percaya diri sepanjang hari. Wanginya terasa segar dan cocok digunakan untuk aktivitas anak sehari-hari, baik saat bermain di rumah maupun bepergian bersama keluarga. Rutinitas sederhana seperti ini juga dapat membentuk kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten, sekaligus membuat anak merasa lebih nyaman menjalani aktivitas harian.
Yuk Moms, luangkan waktu untuk bermain, bercerita, dan menemani anak menjalani rutinitas harian. Karena momen sederhana di rumah sering kali menjadi langkah awal bagi tumbuhnya anak hebat yang aktif, ceria, dan memiliki daya ingat kuat!
FAQ Seputar Daya Ingat Anak
1. Apakah daya ingat anak bisa dilatih sejak dini?
Bisa, Moms. Daya ingat anak dapat dilatih melalui aktivitas sederhana seperti bermain puzzle, membaca cerita, dan permainan menghafal gambar.
2. Kenapa anak sering lupa meski baru diberi tahu?
Hal ini wajar karena perkembangan otak anak masih berlangsung. Anak membutuhkan pengulangan dan rutinitas agar informasi lebih mudah tersimpan dalam ingatan.
3. Apakah gadget memengaruhi fokus anak?
Penggunaan gadget berlebihan dapat membuat anak lebih sulit fokus dan mudah terdistraksi. Karena itu, penting untuk menyeimbangkannya dengan aktivitas bermain aktif dan interaksi langsung.
4. Berapa lama waktu bermain yang ideal untuk melatih otak anak?
Tidak perlu terlalu lama, Moms. Aktivitas 15–30 menit yang dilakukan rutin setiap hari sudah cukup membantu stimulasi memori dan fokus anak.
5. Apakah kualitas tidur berpengaruh pada daya ingat anak?
Ya. Tidur cukup membantu otak anak memproses dan menyimpan informasi yang dipelajari sepanjang hari sehingga mereka lebih mudah fokus dan mengingat sesuatu.